livesoccernow
prediksi bola akurat, agen judi bola terpercaya, agen taruhan online, bandar judi bola, bursa bola online

Timnas U-19 Harus Belajar Dari Kekalahan Atas China

Dapatkan Bonus Yang Melimpah Dari Agen Judi Online Terpercaya Tokosbobet, diantaranya Bonus Untuk Member Baru Sebesar 100%, Bonus 20% Setiap Melakukan Deposit, Bonus Cashback 10%, Dan Bonus Ajak Teman Sebesar 10% Untuk Selamanya

Timnas U-19 Harus Belajar Dari Kekalahan Atas China – Tim nasional Indonesia U-19 belumlah mempunyai striker dengan perform yang dipandang memuaskan selesai kalah 0-3 dari China di pertandingan ke-2 kompetisi segitiga di Stadion Pakansari, Cibinong, Selasa (25/9) .

Sebelum Membaca Berita Ini Sampai Selesai, Silahkan Hubungi CS Kami Untuk Bisa Bergabung Dan Bermain Bersama Tokosbobet, Dapatkan Bonus Yang Melimpah Dari Kami

Dalam dua laga di kompetisi mini ini Tim nasional Indonesia U-19 cuma cetak dua gol waktu ditahan imbang Thailand 2-2 di pertandingan pertama. Akan tetapi, ke-2 gol itu tidak ada yang diciptakan beberapa striker. Tetapi beberapa gelandang : Witan Sulaeman serta M Luthfi Kamal.

Pelatih Tim nasional Indonesia U-19 sendiri mainkan dua striker berlainan dalam dua laga. M Rafli Mursalim waktu menantang Thailand serta Hanis Saghara Putra di pertandingan melawan China. Tapi perform kedua-duanya tidak juga optimal.

Menurut Indra Sjafri salah satunya persoalan timnya di kompetisi ini ialah penyelesaian akhir yang masih tetap tumpul. Indra Sjafri mengakui masih tetap mencari pemain terunggul yang dapat isi posisi depan Tim nasional Indonesia U-19 di Piala Asia 2018 kelak.

” Kami akan mencari siapa pemain depan terunggul. Kami akan coba dicoba ke-3 atau kelak dibikin eksperimen lokal untuk mencari format pemain yang sangat cocok di muka. Barusan terlihat kan deskripsi konstruksi dengan pemain yang berlainan dari yang umumnya, ” kata Indra Sjafri.

Menyoal laga menantang China, Indra Sjafri menyebutkan antisipasi bola mati tidak dapat dikerjakan dengan baik oleh beberapa pemainnya tidak berjalan dengan baik. Dapat dibuktikan, dua gol yang diciptakan pemain China datang dari bola mati.

Bekas pelatih Bali United itu juga menyampaikan langkah bermain Tim nasional Indonesia U-19 dikit berlainan waktu menantang Thailand serta China.

Diluar itu, pemain Tim nasional Indonesia U-19 juga dimaksud Indra agak kurang berani waktu telah memegang bola. Syahrian Abimanyu serta kawan-kawan juga terhitung cuma beberapa sentuhan langsung cepat kehilangan bola.

” Pemain menanti di dalam mengharap counter attack. Sayang, pemain depan kurang dapat manfaatkan serangan balik itu, ” kata Indra.

” Ini akan menjadi pelajari, terpenting pemain yang kami kasih peluang, telah terlihat buat kami pikirkan untuk pilih 23 dari 31 pemain yang masuk scuad ke Piala Asia U-19, ” Indra memberikan.

Untuk Bisa Bergabung Bersama Kami Anda Bisa Menghubungi Costumer Service Kami Yang Siap Melayani Anda 24 Jam, Atau Bisa Juga Dengan Langsung Mengisi Data Diri Anda Pada Form Pendaftaran Dibawah Ini.

You might also like